top of page

PERNYATAAN SIKAP: MASSA AKSI TEWAS DITEMBAK APARAT KEPOLISIAN TOLAK TAMBANG PT. TRIO KENCANA

19 Feb 2023
2 menit membaca



















Aksi penolakan tambang pada Sabtu, 12 Februari 2022 dilakukan warga di Kecamatan Toribulu, Kasimbar, dan Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada berujung duka. Salah satu massa aksi atas nama Erfaldi usia 21 Tahun dari Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong tewas, diduga tertembak peluru tajam aparat kepolisian, saat pengamanan aksi massa.


Bermula pada 7 Februari 2022 lalu, warga tiga kecamatan menggelar aksi tolak tambang menuntut Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura untuk mencabut izin tambang PT Trio Kencana. Gubernur Sulteng, melalui Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Antar Lembaga dan HAM, Ridha Saleh, berjanji untuk menemui massa aksi sehingga bisa mendengaG aspirasi dan tuntutan warga. Janji Gubernur itu pun ditagih oleh warga yang menuntut pencabutan IUP tersebut. Pada Sabtu, 12 Februari 2022 aksi berlanjut. Massa menggelar aksi sejak pagi sekitar Pkl. 10.30 Wita hingga malam hari itu, terus menunggu, namun Gubernur Sulteng tak kunjung datang menemui massa aksi. Warga yang kecewa lantas memblokir jalan di Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Pemblokiran itu diharapkan bisa memantik respon gubernur untuk segera bertemu dan mengabulkan tuntutan warga untuk mencabut izin tambang PT Trio Kencana.

Massa enggan bubarkan diri sebelum bertemu gubernur, kemudian dibubarkan paksa aparat kepolisian yang berjaga. Dari video yang beredar, terdengar letusan tembakan yang berulang-ulang dari arah aparat kepolisian yang berjaga. Dalam insiden itu, seorang massa aksi atas nama Erfaldi tewas, diduga tertembak peluru tajam dari aparat kepolisian yang mengamankan massa aksi.

Perjuangan penolakan tambang emas PT. Trio Kencana oleh warga di Kecamatan Toribulu, Kasimbar, dan Kecamatan Tinombo Selatan, Sulawesi Tengah itu telah berlangsung lama. Berbagai aksi penolakan telah dilakukan, mulai sejak Kamis, 31 Desember 2020; Senin 17 Januari 2020; Senin, 7 Februari 2022; hingga puncaknya pada Sabtu, 12 Februari kemarin.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
Pekerja dari dunia bersatu
Harian Rakyat

persahabatan internasional

Perjuangan rakyat

Tentara Pembebasan Rakyat

Update Harian

Konferensi Internasional

Ikuti kami di Facebook
  • Facebook Basic Black
bottom of page